Assalamu’alaikum.
Hai hai. Gimana kabarnya? Insha Allah kita semua masih berada dalam lindungan
Allah SWT, aamiin. Em, beberapa hari lalu program studi saya, Pendidikan
Geografi angkatan 2014, lagi ngadain kegiatan tadabur alam. Sekitar 80-an siswa
dari kelas A-C ikut serta dalam kegiatan yang merupakan program tahunan dari
HIMAGI (Himpunan Mahasiswa Geografi) Universitas Tadulako. Kegiatan ini juga
dirangkaikan dengan praktek mata kuliah Agama Islam. Lokasi yang diambil untuk
kegiatan ini adalah di kawasan wisata alam Kapopo, tepatnya di desa Ngatabaru
Kabupaten Sigi.
Awalnya
udah bad feeling banget sama tempat dan susunan kegiatannya, mikirnya kayak
yang kemarin-kemarin gitu, tempatnya dinginlah, banyak nyamuk, tapi pas nyampe
disana ngeliat tempatnya Masya Allah memang Indah ciptaan Allah, kalo tempatnya
dibilang indah, asri, udah masuk dalam kategori deh. Nyampe disana langsung
jepret kamera hahaha, dan ini adalah gambar pertama yang saya ambil.
“
Lumayan, ada arena outboundnya!” pikir saya ketika pertama kali masuk di area
lokasi tadabur alam. Wisata Alam Kapopo ini ternyata diresmikan langsung oleh
Presiden Soeharto loh, waktu itu kalau gak salah tahun 1990, ada juga pohon
yang ditanam langsung oleh Presiden Ke-2 Republik Indonesia itu, tapi sayangnya
gak sempat jepret karena adanya sesuatu dan lain hal, hihihi.
Oh
Iya pas nyampe langsung bingung, mikir keras sampe kepala udah kesana-kemari
nyari tempat dimana nanti pas kita mau tidur. Usut punya usut ternyata kita
tidur dirumah panggungnya yang kayak gini nih..
Terbuka
ya? ya namanya juga tadabur alam, ya harus nyatu sama alam gitu deh. Hehe.
Untungnya udah bawa persiapan, bawa kantung tidur yang efeknya bikin temen
disamping ngakak semalaman karena ngeliat saya dibungkus kayak kepompong selama
2 malam. Lokasi ini sih kalau dibilang dingin sih iya tapi gak sedingin kayak
lokasi kita kemarin, cuman tuh yah yang ngeganggu tuh suara tokek yang ga
abis-abisnya bikin kaget tiap beberapa jam.
Oh
Iya mau cerita sedikit tentang hutan disekitar wisata alam ini, hari ke-2 kan
kita ngadain yang namanya jelajah alam, trus kita dijelasin tentang area hutan
disitu. Nih gambarnya sedikit dari kejauhan, hehe
Jadi
nih yah kawasan hutan ini tuh termasuk tandus, dan fauna sama flora didalamnya
itu berupa serangga-serangga sama pohon-pohon yang daunnya kecil. Trus kawasan
ini termasuk kering karena area Palu sampai Sigi sendiri masuk dalam kawasan
yang cukup kering, jadi pasokan airnya tuh kurang dan menyebabkan tumbuhan yang
tumbuh di kawasan hutan ini daunnya kecil-kecil unyu unyu gimana gitu.
Oh
Iya di tempat ini tenang aja airnya jalan kok, walaupun biasa mati, hehe, tapi
ada kamar mandi khusus akhwat sama khusus ikhwan kok jadi gausah takut deh buat
akhwat-akhwat yang pengen wudhu secara sempurna, disini ada banyak tersedia
kamar mandinya. Tapi buat pengelola kawasan wisata ini just saran aja, kamar
mandinya dibersihkan dikit ya, agak gaenak soalnya airnya agak keruh gimana
gitu hehe.
Gak mau
panjang lebar ah takutnya readers capek plus jenuh gitu bacanya, jadi di
rangkumin aja ya semuanya, hm intinya semua kegiatan yang dilakukan pas tadabur
alam mulai dari pembukaan, materi-materi yang disampaikan, sholat sama
tadarusan bareng, mengenal lebih jauh alam dan dikaitkan dengan Al-qur’an,
semuanya Alhamdulillah asik dan menyenangkan. Oh Iya, selamat juga untuk ketua dan
wakil ketua Himagi Untad Baru periode 2015 yang baru dilantik, semoga
kedepannya bisa amanah dan bisa membuat Himagi lebih maju lagi, aamiin.
And
the last, semoga potongan arti ayat ini bisa membantu kita untuk lebih
mencintai alam.
Surah
Al A’raf [7] Ayat 56-58 tentang Peduli Lingkungan
“Dan
janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya
dan berdoalah kepadanya rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan
dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang
berbuat baik. Dan dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira
sebelum kedatangan rahmat Nya (hujan) hingga apabila angin itu telah membawa
awan mendung, kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu kami turunkan hujan
di daerah itu. Maka kami keluarkan dengan sebab hujan itu berbagai macam
buah-buahan. Seperti itulah kami membangkitkan orang-orang yang telah mati,
mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. Dan tanah yang baik, tanam-tanamannya
tumbuh dengan seizin Allah, dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya
hanya tumbuh merana. Demikianlah kami mengulangi tanda-tanda kebesaran
(Kami)bagi orang-orang yang bersyukur.” (QS Al A’raf : 56-58)
Semoga
Bermanfaat^^
Wassalam..



