Kamis, 22 Januari 2015

Praktik terakhir di semester awal!



Assalamu’alaikum. Hai hai. Gimana kabarnya? Insha Allah kita semua masih berada dalam lindungan Allah SWT, aamiin. Em, beberapa hari lalu program studi saya, Pendidikan Geografi angkatan 2014, lagi ngadain kegiatan tadabur alam. Sekitar 80-an siswa dari kelas A-C ikut serta dalam kegiatan yang merupakan program tahunan dari HIMAGI (Himpunan Mahasiswa Geografi) Universitas Tadulako. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan praktek mata kuliah Agama Islam. Lokasi yang diambil untuk kegiatan ini adalah di kawasan wisata alam Kapopo, tepatnya di desa Ngatabaru Kabupaten Sigi. 

Awalnya udah bad feeling banget sama tempat dan susunan kegiatannya, mikirnya kayak yang kemarin-kemarin gitu, tempatnya dinginlah, banyak nyamuk, tapi pas nyampe disana ngeliat tempatnya Masya Allah  memang Indah ciptaan Allah, kalo tempatnya dibilang indah, asri, udah masuk dalam kategori deh. Nyampe disana langsung jepret kamera hahaha, dan ini adalah gambar pertama yang saya ambil.




“ Lumayan, ada arena outboundnya!” pikir saya ketika pertama kali masuk di area lokasi tadabur alam. Wisata Alam Kapopo ini ternyata diresmikan langsung oleh Presiden Soeharto loh, waktu itu kalau gak salah tahun 1990, ada juga pohon yang ditanam langsung oleh Presiden Ke-2 Republik Indonesia itu, tapi sayangnya gak sempat jepret karena adanya sesuatu dan lain hal, hihihi.
Oh Iya pas nyampe langsung bingung, mikir keras sampe kepala udah kesana-kemari nyari tempat dimana nanti pas kita mau tidur. Usut punya usut ternyata kita tidur dirumah panggungnya yang kayak gini nih..



Terbuka ya? ya namanya juga tadabur alam, ya harus nyatu sama alam gitu deh. Hehe. Untungnya udah bawa persiapan, bawa kantung tidur yang efeknya bikin temen disamping ngakak semalaman karena ngeliat saya dibungkus kayak kepompong selama 2 malam. Lokasi ini sih kalau dibilang dingin sih iya tapi gak sedingin kayak lokasi kita kemarin, cuman tuh yah yang ngeganggu tuh suara tokek yang ga abis-abisnya bikin kaget tiap beberapa jam.
Oh Iya mau cerita sedikit tentang hutan disekitar wisata alam ini, hari ke-2 kan kita ngadain yang namanya jelajah alam, trus kita dijelasin tentang area hutan disitu. Nih gambarnya sedikit dari kejauhan, hehe

Jadi nih yah kawasan hutan ini tuh termasuk tandus, dan fauna sama flora didalamnya itu berupa serangga-serangga sama pohon-pohon yang daunnya kecil. Trus kawasan ini termasuk kering karena area Palu sampai Sigi sendiri masuk dalam kawasan yang cukup kering, jadi pasokan airnya tuh kurang dan menyebabkan tumbuhan yang tumbuh di kawasan hutan ini daunnya kecil-kecil unyu unyu gimana gitu.  

Oh Iya di tempat ini tenang aja airnya jalan kok, walaupun biasa mati, hehe, tapi ada kamar mandi khusus akhwat sama khusus ikhwan kok jadi gausah takut deh buat akhwat-akhwat yang pengen wudhu secara sempurna, disini ada banyak tersedia kamar mandinya. Tapi buat pengelola kawasan wisata ini just saran aja, kamar mandinya dibersihkan dikit ya, agak gaenak soalnya airnya agak keruh gimana gitu hehe.

Gak mau panjang lebar ah takutnya readers capek plus jenuh gitu bacanya, jadi di rangkumin aja ya semuanya, hm intinya semua kegiatan yang dilakukan pas tadabur alam mulai dari pembukaan, materi-materi yang disampaikan, sholat sama tadarusan bareng, mengenal lebih jauh alam dan dikaitkan dengan Al-qur’an, semuanya Alhamdulillah asik dan menyenangkan. Oh Iya, selamat juga untuk ketua dan wakil ketua Himagi Untad Baru periode 2015 yang baru dilantik, semoga kedepannya bisa amanah dan bisa membuat Himagi lebih maju lagi, aamiin.

And the last, semoga potongan arti ayat ini bisa membantu kita untuk lebih mencintai alam.
Surah Al A’raf [7] Ayat 56-58 tentang Peduli Lingkungan
“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadanya rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat Nya (hujan) hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu kami turunkan hujan di daerah itu. Maka kami keluarkan dengan sebab hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. Dan tanah yang baik, tanam-tanamannya tumbuh dengan seizin Allah, dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami)bagi orang-orang yang bersyukur.” (QS Al A’raf : 56-58)

Semoga Bermanfaat^^
Wassalam..